DRL (Day Running Lights) Wajib November 2010

Condro Kirono (kiri) dan Paulus (kanan) saat menjelaskan program Klik Byar, di Jakarta, Selasa (12/10). (foto:edo)
Dari blog bang edo

BUAT bikers di Jakarta yang tidak menghidupkan lampu utama di siang hari siap-siap aja ditilang.
“Mulai November 2010, kami akan menilang pengendara roda yang tidak menyalakan lampu utama,” kata Kombes Condro Kirono, dirlantas Polda Metro Jaya, di sela pembukaan program Klik Byar, di Jakarta, Selasa (12/10/2010).
Menurut Condro, pihaknya tidak ragu-ragu menindak pelanggar aturan soal lampu utama. “UU No 22/2009 tentang LLAJ khususnya pasal 107 itu intinya untuk keselamatan pengguna jalan,” kata dia lagi.
Sementara itu, Ketua Umum Mio Club Depok (MCD) Ita mengaku, penilangan menjadi para bikers bisa lebih tertib di jalan. “Kan buat keselamatan juga,” kata Ita, di sela pembukaan Klik Byar.
Saat disinggung soal belum diimplementasikannya aturan soal lampu utama, Condro mengaku, saat ini masih tahap sosialisasi. “Termasuk dalam rangka sosialisasi kepada masyarakat,” tuturnya.
Menurut dia, menyalakan lampu utama bisa menurunkan angka kecelakaan lalu lintas jalan. “Berdasarkan survey di Surabaya, menyalakan lampu utama bisa mengurangi kecelakaan, karena itu aturan ini di masukkan ke Undang Undang,” tukas Condro.
Sayangnya dia tak bisa menjelaskan berapa besar penurunan itu. Pastinya, kata dia, di Jakarta pada 2009 korban tewas mencapai 1.071 jiwa.
Menurut Condro, saat ini di Jakarta setiap hari ada 3.000 pelanggaran lalu lintas jalan. “Jika digelar operasi, kami mendapati 10 ribu pelanggaran per hari,” tukas dia.
Dari blog bang edo
SEPEDA motor yang diproduksi para agen tunggal pemegang merek (ATPM) hingga jelang akhir 2010, belum memiliki fasilitas lampu utama menyala secara otomatis ketika mesin sepeda motor dihidupkan. Fasilitas untuk menghidupkan lampu utama sepanjang hari (day running lights/DRL) sudah dikenal lama di Eropa.
PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI), ATPM sepeda motor Yamaha tampaknya bakal memelopori produk DRL di Tanah Air. “Mulai pertengahan tahun depan, kami akan memproduksi sepeda motor DRL,” ujar Paulus S Firmanto, general manager Promotion and Motorsport PT YMKI, saat berbincang dengan saya, di Jakarta, Senin (11/10/2010) malam.
Menurut dia, produksi awal akan ditujukan pada beberapa varian tertentu. Setelah itu bakal masuk ke seluruh produk Yamaha. “Kami mendukung sepenuhnya untuk program keselamatan jalan,” kata dia.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (Aisi) Gunadi Sindhuwinata menegaskan, para anggota asosiasi produsen sepeda motor itu siap memproduksi motor DRL. “Pertengahan tahun depan, kami sudah bisa memproduksi sepeda motor DRL,” kata dia, Senin malam, saat saya tanya kapan para produsen membuat motor DRL.
Namun, Gunadi yang juga Presdir PT Indomobil Sukses International Tbk menghimbau agar pihak kepolisian menindak tegas pengendara sepeda motor yang tidak menghidupkan lamu utamanya di siang hari. “Peraturan kan dibuat untuk dipatuhi,” tegas dia.
Peraturan yang dimaksud Gunadi adalah UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) No 22 tahun 2009, khususnya pasal 107 ayat (2) yang menyebutkan bahwa pengemudi kendaraan sepeda motor wajib menyalakan lampu utama pada siang hari. Sanksinya ada di pasal 293 UU tersebut yakni pengendara sepeda motor yang tidak menyalakan lampu utama pada siang hari dipidana kurungan 15 (limabelas) hari atau denda maksimal Rp 100 ribu rupiah.
Menurut Gunadi, ketimbang sekadar membuat shortcut untuk switch on sepeda motor, lebih efektif dengan upaya penegakan hukum. “Kami sudah usulkan aturan itu seperti diakomodasi dalam UU No 22/2009,” ujarnya. (edo rusyanto)

Bro sekalian Yamaha bekerja sama dengan Polda Metro Jaya rencananya pada Oktober ini akan memulai lagi program sosialisasi Daytime running Light (DRL) atau apalah namanya, dimana Motor yang dikendarakan harus menyalakan lampu depannya baik siang maupun malam. Dan rencananya Mulai November 2010 Motor yang kedapatan tidak menyalakan Lampu Utama di siang Hari akan ditindak tegas dengan cara ditilang . . . wedew, ampuun pak pulisi🙂

Saat TMCblog.com konfirmasi ke General Manager Promotion and Motorsport Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) Bapak Paulus Firmanto dengan pertanyaan : “apa peran Yamaha di progran ini” Pak Pulus menjawab “Sebagai Partner PolDa Metro Jaya dan dukungan kami untuk program Safety riding ” Saat ditanya tentang kabar bahwa motor Standar pabrikan Yamaha akan dibuat otomatis menyala saat mesin dihidupkan, Pak paulus menjawab “Iya mulai Tahun depan secara bertahap” woow, sebuah kabar bagus bagi pengiat aman berkendara niih

Bicara mengenai attitude para biker indonesia, saya menilai sebenarnya Biker kita itu penurut . . . bila regulasi sudah menyatakan bahwa itu harus, mudah-mudahan semua bisa melakukannya secara keseluruhan. Ingat tentang keharusan turun saat mengisi bensin di Shell? semua nurut kan karena itu memang peraturan . .. nah saya optimis bila para regulator dan pelaksana tugas dilapangan bisa tegas dan tanpa kompromi, tentunya didahului dengan sosialisasi yang maksimal, semua motor tentu akan bisa maksimal menyalakan lampu disiang hari, inget bro Pasal 293 UULLAJ No. 22 tahun 2009 berbunyi mengendarai sepeda motor di jalan tidak menyalakan lampu utama pada siang hari akan dipidana kurungan 15 hari denda Rp 100.000 woow

silahkan share komentar bro semua . . . semoga berguna

credit to :
tmcblog.com
edorusyanto.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: